Tampilkan postingan dengan label IslamDiaries. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IslamDiaries. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 September 2017

Muslim terbaik adalah yang menghidupkan Sunnah Rasulullah



MUSLIM YANG PALING AFDHAL ADALAH YANG MENGHIDUPKAN SUNNAH YANG TELAH MATI

Imam Al Bukhari rahimahullah mengatakan,

أَفْضَلُ الْمُسْلِمِينَ رَجُلٌ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَنِ الرَّسُولِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أُمِيتَتْ ، فَاصْبِرُوا يَا أَصْحَابَ السُّنَنِ رَحِمَكُمُ اللَّهُ ، فَإِنَّكُمْ أَقَلُّ النَّاسِ .

"Muslim terbaik adalah seorang yang menghidupkan sunnah Rasulullah ﷺ yang telah mati. Maka bersabarlah kalian wahai pengikut sunnah, semoga Allah merahmati kalian. Karena jumlah kalian paling sedikit pada manusia.

(Al Jami' li Akhlaqir Rawi Al Khathib Al Baghdadi).


Islamdiaries
| September 10, 2017 |

Minggu, 27 Agustus 2017

Sesungguhnya ilmu agama ini adalah daging dan darahmu



PERHATIKANLAH DARI SIAPA ENGKAU MENGAMBILNYA

Malik bin Anas rahimahullah berkata :

"Sesungguhnya ilmu (agama) ini adalah daging dan darahmu. Dan tentangnya (ilmu tersebut) engkau akan ditanyai pada hari kiamat. Maka perhatikanlah dari siapa engkau mengambilnya."

(Lihat: al-Kifayah 21).


Islamdiaries
| Agustus 27, 2017 |

Rabu, 16 Agustus 2017

Mukmin dunia seperti orang asing



MUKMIN DI DUNIA SEPERTI ORANG ASING

Al Hasan Al Bashri rahimahullah mengatakan,

المؤمن في الدنيا كالغريب لا يجزع من ذلِّها. ولا يُنافس في عِزِّها. له شأنٌ و للنَّاس شأنٌ .

"Mukmin di dunia ini seperti halnya orang asing.

Dia tidak sedih dengan kerendahannya. Dia juga tidak berlomba mendapatkan kemuliaannya.

Dia punya urusan sendiri, orang lain juga punya urusan sendiri."

(Jami'ul Ulum wal Hikam).


Islamdiaries
| Agustus 16, 2017 |

Selasa, 15 Agustus 2017

Jangan dzalim walaupun dalam menghukum



JANGAN DZALIM

Jangan Dzalim, Walaupun Dalam Menghukum

Abu Bakar menulis pesan kepada Ikrimah bin Abu Jahal yang beliau utus sebagai pemimpin pasukan ke Oman, “Berhati-hatilah engkau dari memberikan ancaman hukuman untuk suatu maksiat namun melebihi hukuman yang sebenarnya. Sesungguhnya jika engkau melakukannya, engkau berdosa. Namun jika engkau membiarkannya, engkau berdusta."

(Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid, da'i di Saudi, murid Syaikh Ibnu Baz, pengasuh web IslamQA. Courtesy @TwitUlama).


Islamdiaries
| Agustus 15, 2017 |

Sabtu, 29 Juli 2017

Hati-hati amarahmu



MARAH & EMOSI

Waspada marah! Seorang mungkin bicara ketika marahnya bisa menghancurkan 60/70 tahun amalnya - ‘Atha bin Abi Rabah

( Syaikh. Prof. Dr Ahmad al Batiliy Profesor bidang Ilmu Sunnah di Universitas Al Imam, Riyadh.
Courtesy @twitulama)


Islamdiaries
| Juli 29, 2017 |

Jumat, 28 Juli 2017

Betapa banyak permusuhan dimulai dari bergurau



JANGAN BERLEBIHAN DALAM BERCANDA

Berkata Ibnu Hibban rahimahullahu ta'ala:

"Betapa banyak perpecahan yang terjadi di antara dua orang yang bersaudara dan sikap mendiamkan yang terjadi di antara dua orang yang bersatu, semua itu berawal dari GURAUAN."

Sumber : [ Raudhotul 'Uqola 1/78 ]


Islamdiaries
| Juli 28, 2017 |

Kamis, 27 Juli 2017

Maksiat, sebab tidak ditolongnya kaum Muslimin



SEBAB TIDAK DITOLONGNYA KAUM MUSLIMIN

Berkata Syaikh Utsaimin رحمه الله tentang Perang Uhud :

"Sungguh telah terjadi kekalahan menimpa kaum muslimin disebabkan karena satu kemaksiatan (saja). Dan sekarang kita menginginkan pertolongan, sedangkan kemaksiatan di sisi kita amatlah banyak .

(Al-Qoulul Mufid (1/289).


Islamdiaries
| Juli 27, 2017 |

Senin, 24 Juli 2017

Al-Aqsa is ours, not theirs : Keutamaan masjidil Aqsha



AL - AQSA IS OURS, NOT THEIRS

KEUTAMAAN MASJIDIL AQSHA

Oleh
Syaikh Abu Abdirrahman Hisyam Al-Arif Al-Maqdisi

Membicarakan tanah Palestina, tentu tidak bisa dilepaskan dengan keberadaan Masjidil Aqsha yang penuh berkah ini. Terdapat banyak nash yang secara jelas menunjukkan keutamaan masjid ini. Risalah ini sangat bermanfaat membantu pengertian dan pemahaman kita terhadap Masjidil Aqsha. Sehingga kepedulian dan harapan kaum Muslimin terhadap masjid yang pernah menjadi kiblat kaum Muslimin ini memiliki hujjah yang nyata.

Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ مَسْجِدٍ وُضِعَ أَوَّلَ قَالَ الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ ثُمَّ الْمَسْجِدُ الْأَقْصَى قُلْتُ كَمْ كَانَ بَيْنَهُمَا قَالَ أَرْبَعُونَ ثُمَّ أَيْنَمَا أَدْرَكَتْكَ الصَّلَاةُ بَعْدُ فَصَلِّهِ فَإِنَّ الْفَضْلَ فِيْهِ وَفِيْ رِوَايَةٍ أَيْنَمَا أَدْرَكَتْكَ الصَّلَاةُ فَصَلِّ فَهُوَ مَسْجِدٌ

“Aku bertanya, “Wahai, Rasulullah. Masjid manakah yang pertama kali dibangun?”

Beliau menjawab, ‘Masjidil Haram”. Aku bertanya lagi : Kemudian (masjid) mana?”

Beliau menjawab, “Kemudian Masjidil Aqsha”. Aku bertanya lagi : “Berapa jarak antara keduanya?”

Beliau menjawab, “Empat puluh tahun. Kemudian dimanapun shalat menjumpaimu setelah itu, maka shalatlah, karena keutamaan ada padanya”.

Dan dalam riwayat lainnya : “Dimanapun shalat menjumpaimu, maka shalatlah, karena ia adalah masjid”

[HR Al-Bukhari dan Muslim, dari Abu Dzar]

Dalam menjelaskan hadits Ibrohim bin Thohman Al-Khurosaniy dalam Masyikhoh-nya (hal.119), Ath-Thobroniy dalam Al-Ausath (6983 & 8230), Al-Hakim dalam Al-Mustadrok (8553), maka
Syaikh Hisyam Al-Arif Al-Maqdisiy-hafizhahullah-menjelaskan bahwa:

Sholat di Masjid Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- (Masjid Nabawi) seperti empat kali sholat di Masjidil Aqsho, yakni sholat di Masjidil Aqsho seperti 250 kali sholat dalam hal pahala“.

[Lihat Majalah Al-Asholah (Edisi 30/15 Syawwal 1421 H)]

Sumber: almanhajorid
| Juli 24, 2017 |

Minggu, 23 Juli 2017

Hukum sholat saat dipanggil orang tua



IBUKU ATAU SHALATKU

KOMITE TETAP URUSAN FATWA DAN PEMBAHASAN ILMIYAH KSA

P e r t a n y a a n :

Apakah seseorang harus menjawab (panggilan) ibunya ketika shalat 

J a w a b a n :

Apabila seseorang telah mulai mengerjakan shalat, maka jika shalatnya wajib tidak boleh memutus shalat tersebut untuk menjawab panggilan ibu atau bapaknya.

Adapun jika shalat sunnah, maka boleh membatalkan shalatnya untuk menjawab panggilan kedua orang tuanya jika memang hal itu diperlukan.

Sumber : [ Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhuts Al-Ilmiyah wal Ifta' no. 20072 ]


Islamdiaries
| Juli 23, 2017 |

Ilmu membutuhkan 2 perkara



ILMU BUTUH PADA DUA PERKARA

Berkata Syaikh Utsaimin رحمه الله :_

"Ilmu itu pada hakikatnya membutuhkan dua perkara :

1. pintu yang terbuka untuk menerimanya; &

2. pintu yang tertutup untuk mencegah keluar darinya."

(Syarh Al-Kafiyah Asy-Syafiyah (2/592).


Islamdiaries
| Juli 23, 2017 |
Back to Top